Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fauna. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Maret 2011

9 Fakta Tentang Dinosaurus

1. Dinosaurus terberat

Gelar ini diberikan kepada Brachiosaurus dengan berat 80 ton. Ini setara dengan berat 17 gajah Afrika. Brachiosaurus memiliki tinggi 16 meter dan panjang 26 meter. Ini merupakan kerangka terbesar dinosaurus yang dipasang di museum.





2. Dinosaurus terkecil

Fosil Dinosaurus dewasa terkecil adalah burung-berpinggul kecil pemakan tumbuhan seperti Lesothosaurus. Dino ini hanya seukuran ayam. Contoh fosil yang lebih kecil pernah ditemukan, tapi itu dinosaurus bayi.



3. Telur Dinosaurus terkecil

Sejauh ini, telur dino terkecil yang pernah ditemukan hanya sepanjang 3 centimeter (cm). Peneliti belum tahu dari spesies manakah telur ini.

4. Dinosaurus terpintar


Salah satu dino paling pintar adalah Troodon. Sehari-hari, Troodon berburu dino lainnya. Dia memiliki panjang sekitar 2 m dengan otak sebesar burung atau mamalia saat ini. Dia juga memiliki lengan yang mampu memegang.








5. Dinosaurus terbodoh.

Ada dino terpintar, maka ada juga dino terbodoh. Posisi ini diduduki Stegosaurus yang memiliki otak sebesar kacang walnut, panjang hanya 3 cm dengan berat 75 gram.









6. Dinosaurus tertinggi

Dinosaurus tertinggi adalah kelompok Brachiosaurid dari sauropoda. Kaki depan yang lebih panjang dari kaki belakang memberi mereka sikap seperti jerapah. Hal ini dikombinasikan dengan leher yang sangat panjang, memampukan kelompok ini menelusuri pohon tertinggi. Brachiosaurus -dino paling tenar dari grup ini- memiliki tinggi sampai 13 meter. Jenis lainnya, Sauroposeidon, diperkirakan bisa tumbuh sampai 18,5 m.





7. Pelari tercepat

Dino paling cepat adalah Dromiceiomimus yang memiliki mimik menyerupai burung unta. Dia bisa lari dengan kecepatan 60 km per jam.





8. Dinosaurus tertua

Dino paling tua yang pernah ditemukan berusia 230 juta tahun dan ditemukan di Madagasgar. Namun, mereka belum diberi nama resmi. Sebelum ini Eoraptor, yang berarti ‘pencuri fajar’, telah memegang gelar di 228 juta tahun.



9. Nama paling panjang

Dinosaurus yang memiliki nama paling panjang adalah Micropachycephalosaurus yang berarti kadal tebal berkepala kecil. Fosil hewan ini ditemukan di China dan diberi nama tersebut pada 1978 oleh ahli paleontologi China.
Selengkapnya...

Spasiaes Hewan Baru

1. Spesies Hiu Baru "Ghost Shark"

Spesies baru hiu, "Eastern Pacific black ghostshark (Hydrolagus melanophasma)" berhasil diidentifikasi oleh para tim riset, termasuk Akademi Research Associates, David Ebert dan Douglas J. Long.
September yang lalu hiu tersebut diklasifikasikan sebagai spesies baru. Ini merupakan spesies baru genus Hydrolagus (bahasa latin dari water rabit), karena struktur giginya yang mirip kelinci. Sebenarnya hiu ini pertama kali ditemukan tahun 1960an, namun karena klasifikasi taksonomi makhluk ini belum jelas maka belum diberi nama dan belum diklasifikasi. September lalu akhirnya hiu ini digolongkan sebagai Hydrolagus melanophasma (hantu hitam).
Hiu ini ditemukan di pantai California Selatan. Sejauh ini hanya 9 hiu yang berhasil ditangkap. Hiu ini termasuk golongan ikan paling misterius yang masih hidup sampai sekarang.
Peneliti mengatakan telah mendapat foto binatang seukuran tikus itu, dengan kamera perangkap di hutan Boni-Dodori sepanjang pantai timur laut Kenya, saat mereka meneliti keanekaragaman hayati.
2. Tikus gajah raksasa

 
"Ini diyakini menjadi spesies raksasa baru, atau dikenal sebagai tikus gajah kesturi (Macroscelidea)," konservasionis dari Zoological Society of London dan ilmuwan Kenya Wildlife Services (KWS) mengatakan dalam sebuah pernyataan.
"Saat sampel DNA telah dikumpulkan, kami akan melakukan analisis genetik yang diperlukan untuk menentukan apakah ini memang spesies baru tikus gajah," ujar Galen Rathbun dari Akademi Ilmu Pengetahuan California.
Hewan itu lebih mirip gajah dan bukannya tikus, meskipun ukuran kecil dan mendapatkan nama karena hidungnya yang panjang dan fleksibel untuk menggapai makanan.



Cumi-cumi pelangi

3. Cumi-cumi pelangi
Para ilmuwan menemukan spesies baru cumi-cumi di Samudra Hindia. Penemuan itu dilaporkan International Union for the Conservation Nature Senin kemarin (15/11/10). Species cumi itu sendiri termasuk dalam famili chiroteuthid.
Spesies yang ditemukan memiliki ukuran panjang sekitar 70 cm serta memiliki organ yang mampu memancarkan cahaya untuk menakuti mangsanya. Menurut laporan IUCN, spesies itu ditemukan di bagian dasar laut yang terjal.
Sejauh ini, telah ditemukan sejumlah 70 spesies cumi-cumi dalam ekspedisi tersebut. Keseluruhan spesies cumi-cumi itu mewakili 20 persen dari spesies cumi-cumi yang ada di dunia.
"Selama 10 hari ini, para ilmuwan bekerja dengan mikroskop untuk mengidentifikasi berbagai jenis ikan, cumi dan makhluk laut menarik lainnya," ungkap Alex Rogers, ahli biologi kelautan dari Zoological society of London.
Carl Gustaf Lundin, Pemimpin IUCN Global Marine Programme mengatakan bahwa penemuan spesies baru ini tidak hanya akan memuaskan para ilmuwan yang bekerja di lapangan. ""Penelitian ini juga berguna bagi pengelolaan ekosistem di Samudra Hindia serta ekosistem laut dalam secara global."
 Penemuan spesies cumi-cumi itu merupakan bagian dari ekspedisi penelitian menggunakan kapal riset yang tahun lalu mengarungi Samudra Hindia untuk mengumpulkan sejumlah 7000 sampel makhluk hidup hingga kedalaman 1200 meter.
Selengkapnya...

Rabu, 23 Februari 2011

Arsitek-arsitek di alam (Lebah Madu)

Kali ini saya akan memberi tahu anda salah satu arsitek di alam, yaitu Lebah madu. Ketika anda memasuki pedesaan, anda akan lihatkeindahan bunga-bungan, namun jika anda lihat lebih dekat maka anda bias jumpai makluk hidup lain, yaitu Lebah madu (salah satu arsitek di alam yang paling disiplin).

Lebah madu hidup berkoloni dan memproduksi makanan
paling sempurna yaitu Madu. Mereka menyimpan madu-madu yang mereka dapat kedalam kantung-kantung berbentuk Hexagonal (Segienam). Tapi pernahkah anda berpikir , Kenapa mereka membuat kantung berbentuk Hexagonal?
Para ahli matematika mencari jawaban tentang pertanyaan itu,Namun setelah dilakukan penelitian, ditemukan jawaban yang sangat menarik. Cara terbaik membuat gudang penyimpanan yang berkapasitas besar adalah dengan membuatnya berbentuk Hexagonal.

Andaikan lebah-lebah tersebut membuat kantung-kantung berbentuk Silinder atau Prisma Segitiga, maka akan terbentuk ruangan diantaranya dan lebih sedikit madu yang tersimpan di dalamnya.
Kantung berbentuk Segitiga atau Persegi bias saja di buat tanpa terdapat terdapat ruang diantaranya, Tapi disini ahli metematika menyadari hal terpenting.
Dari semua bentuk geometri yang mempunyai keliling paling kecil adalah Hexagonal.
Karena alasan inilah walau semua bentuk tadi memenuhi luasan area yang sama, namun material yang di butuhkan bentuk Hexagonal lebih sedikit dan menapung volum terbesar jika di bandingkan segitiga atau persegi.
Dengan kata lain, suatu kantung berbertuk hexagonal adalah bentuk terbaik untuk gudang penyimpanan yang mempunyai kapasitas besar dengan bahan baku lilin dalam jumlah yang paling sedikit.


Hal lain yang mengagumkan tentang lebah madu ini ialah kerjasama dalam membangun sarang mereka. Jika seseorang melihat rumah lebah yang telah jadi, maka mereka akan berpikir sarang terbangun dalam blog tunggal.
Padahal sebenarnya lebah-lebah memulai membangun rumahnya dari titik yang berbeda-beda. Ratusan lebah membangun rumahnya dari tiga atau empat titik yang berbeda. Mereka melanjutkan penyusunan rumahnya tersebut, sampai bertemu di tengah. Tidak ada kesalahan sedikitpun di titik di mana mereka bertemu. Lebah juga menghitung besar sudut antara rongga satu dengan lainnya pada saat membangun rumah. Suatu rongga dengan rongga di belakangnya selalu dibangun dengan kemiringan 13 derajat dari bidang datar. Dengan begitu kedua rongga berada dalam keadaan miring keatas. Kemiringan ini mencegah agar madu tidak mengalir keluar dan tumpah.
Tuhan telah menciptakan semuanya dengan kemampuan khususnya sendiri, termasuk kita. Seperti lebah madu, walaupun kecil namun punya kemampuan yang luar biasa dalam suatu koloni.
Selengkapnya...

Selasa, 04 Januari 2011

Ikan pemakan kayu Amazon

Spesies ikan pemakan kayu dengan gigi berbentuk sendok ini, ditemukan di wilayah terpencil hutan Amazon, Peru.

Sejumlah ilmuwan dari National Science Foundation AS membuat temuan itu selama ekspedisi di wilayah taman nasional Purus Alto, Peru, bulan lalu.
Ikan tersebut, panjangnya mencapai 70 cm, dengan 'gigi berbentuk sendok', yang khusus untuk mengikis kayu dalam sungai.
Masyarakat setempat telah lama menangkap ikan ini dengan cara menembak di air untuk dikonsumsi. Penangkapan hidup-hidup pertama kalinya dilakukan para ilmuwan untuk kepentingan riset.
Paulo Petry, seorang profesor zoologi Universitas Harvard, mengatakan ikan itu ditemukan di wilayah yang penuh dengan keanekaragaman hayati, yang kini terancam oleh pesatnya pembangunan.
"Spesimen yang kami tangkap merupakan spesimen segar pertama, sehingga kami memiliki ikan yang dapat digunakan sebagai sampel. Tampaknya benar-benar sulit untuk menemukan dan menangkapnya. Anda harus menangkap ikan-ikan itu dengan menggunakan jaring khusus atau dengan menembaknya. Semasih ikan-ikan itu memakan kayu, anda tidak akan dapat menangkapnya dengan tali senar," ujar Dr. Petry.

Selengkapnya...

Space Banner

ads ads ads ads

Flag counter

free counters

Buang-buang

Eartquakes and Stunami

Template by:

Free Blog Templates